Valve Akhirnya Umumkan Game Half-Life Baru, Tapi Ada yang Beda

Half-Life Alyx Header

Gametren – Lama tidak terdengar kabarnya, Valve secara tiba-tiba mengumumkan game baru untuk seri Half-Life.

Namun sayangnya bukan Half-Life 3 yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak gamer terutama fansnya melainkan Half-Life: Alyx. Sesuai namanya, game ini akan bercerita tentang salah satu karakter penting di dunia Half-Life bernama Alyx Vance.

Sebagai Alyx Vance, kamu akan mengeksplorasi bumi yang kini telah di kontrol oleh Combine semenjak kejadian Black Mesa. Berjuang untuk menemukan kelemahan dan mempelajari para musuhnya, Alyx Vance terus melakukan penelitian-penelitian penting.

Half-Life: Alyx sendiri mengambil periode di antara peristiwa Half-Life dan Half-Life 2 dimana terdapat ras alien yang sangat berbahaya bernama Combin. Berbeda dengan kedua game sebelumnya, Half-Life: Alyx merupakan game Virtual Reality (VR).

Maka dari itu, untuk memainkan game ini kamu harus memiliki headset VR yang telah didukung seperti Valve Index, HTC Vive, Oculus Rift, Oculus Quest, maupun Windows Mixed Reality.

Half-Life: Alyx nantinya akan hadir di Steam pada bulan Maret 2020 dengan harga banderol Rp249.000, namun jika kamu membelinya secara pre-order akan mendapatkan potongan harga sebesar 10%.

Geoff Keighley, seorang jurnalis ternama di dunia game, telah mencoba Half-Life: Alyx selama 15 jam. Melalui akun Twitternya, ia mengatakan kalau game ini benar-benar menawarkan pengalaman Half-Life sebenar-sebenarnya.

Geoff Keighley pun merilis sebuah video berdurasi 20 menit dimana para developer berbicara mengenai proyek ini dan menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin ada di benak para penggemar seri Half-Life seperti “Kenapa bukan Half-Life 3?”.

Kehadiran Half-Life: Alyx memang bisa dikatakan cukup menarik. Alih-alih merilis game ketiga yang melanjutkan kisah Gordon Freeman, Valve selaku pengembang dan pemilik platform Steam lebih memilih untuk menelurkan game VR yang notabene membutuhkan perangkat yang tidak murah.

Apakah game ini akan mampu mendorong pasar VR yang bisa dikatakan masih belum berhasil memikat seluruh gamer atau mungkin akan menjadi sebuah perjalanan yang akan dilupakan begitu saja? Mari kita tunggu saja hingga game ini benar-benar rilis nanti tahun depan.

Fauzi Rasyad

Seorang gamer akut dan pecinta kucing yang juga aktif memantau perkembangan terbaru di dunia gaming.

Add comment